Rabu, 12 Oktober 2011

teruntuk

teruntuk teman-temanku yang gue yakin punya otak dan hati yang masih bisa lo pake dengan sangat baik, get a life!

apa sih yang membuat lo bertahan? yang membuat lo stuck di sebuah jalan yang jelas buntu. cull de heart klo kata ayu. apa yang membuat lo terus muter di daerah cull-de-sac ibarat jalan buntu yang dibuat memutar itu? yang sesungguhnya akan mengembalikan lo ke jalan yang benar sebenar benarnya. terus kenapa tetap mengambil jalan buntu nun memutar itu? apa sih yang lo cari dari keterpurukan suasana yang menurut gue yah, keluar!

kadang pikiran gue beda banget sama pemikiran cewe pada umumnya, tapi bukan berarti gue tidak semenye dan selembut itu. gue juga pake hati gue kok. gue masih bisa nangis buat nonton hello ghost misal, gue masih bisa terharu dan masih bisa terenyuh. bukan berarti gue ga pake otak gue untuk melihat kondisi dan membaca apa yang akan gue lakukan ke depan.

oke, gue amatiran dan tidak pernah ada di kondisi itu memang. tapi belajar kan ga perlu lo terjun langsung, pengalaman orang bisa jadi litelatur yang cukup membantu. dari semua hal dan pelajaran-pelajaran hidup yang orang kasih liat, lo harusnya bisa tau apa yang akan lo lakukan untuk kehidupan lo.

entahlah gue menulis ini buat siapa, tapi yang jelas untuk semua teman-temanku, get a life! lo masih punya kehidupan indah yang gue yakin akan lebih bermakna ketika lo berani mengambil keputusan. bukan hanya memilih jalur aman dan baik-baik saja. bukan hanya bertahan dengan keterpurukan, tapi cobalah berlalu sambil mengatakan, kehidupan gue akan jauh lebih baik dari ini.

dan entahlah maksud gue menulis ini untuk apa, tapi yang jelas, ketika ketegasan dari seorang wanita keluar memang terlihat gue tidak seperti wanita. tapi bukan berarti wanita tidak boleh tegas bukan? emansipasi nampaknya perlu indikator dan parameter yang jelas untuk dideskripsikan. ketegasan seorang kaum wanita yang merupakan lambang kelembutan bukan kelemahan, tentu bukan sebuah bukti kita jadi tidak menye-menye.

kadang gue kesal dengan sikap orang-orang yang memandang gue tidak seperti wanita lainnya, maaf kepada kaumku yang kadang gue pikir suka terlalu lemah. gue cuma berusaha bersikap tegas, bukan tidak menjadi seorang wanita bukan?

nah loh, kemana-mana ini tulisannya HAHHAHAA, YA SSSSSUDAAAH, lanjuuut pempeem

0 comment: